oleh

Di Atas Lahan 1,5 Ha dan Anggaran 25 M, Masjid Nurul Yasin Akan Dibangun Bertahap

banner 468x60

Piru, Suarareporter.com- Pembangunan Masjid Agung Nurul Yasin yang berlokasi di Desa Piru Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) direncanakan akan dibangun di atas lahan sebesqr 1,5 hektar dengan menelan anggaran 25 Miliar Rupiah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Yayasan Nurul Yasin yang juga merupakan Sekda Kabupaten SBB, H.Mansur Tuharea, SH dalam laporan panitia yang dibacakannya saat acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Nurul Yasin kemarin di Piru, (9/04/2021).

banner 336x280

“Tanah atau lokasi Masjid Agung ini seluas 1,5 hektar dengan ukuran masjid 38,5 x 42 Meter dan  direncanakan dibangun dengan anggaran 25 Milyar dengan proses penganggarannya dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan kurang lebih tiga tahun”. Jelas Tuharea.

Tuharea mengatakan, dasar utama pembangunan Masjid Agun Nurul Yasin, karena memperhatikan kondisi Masjid Al-Muhajirin Piru yang memiliki daya tampung terbatas dan meningkatnya jumlah penduduk Muslim di kota Piru dan sekitarnya.

“Inilah yang menjadi dasar pikir kami, kurang lebih tiga tahun lalu,” ujar Tuharea yang juga Sekda SBB ini.

Kata dia, setelah melalui rapat bersama dengan perwakilan NU, MUI kelompok Remaja Masjid, tokoh agama dan tokoh masyarakat, maka tercetuslah kesepakatan untuk membangun Masjid Agung yang diberi nama Nurul Yasin.

Tuharea menambahkan, penggunaan nama Nurul Yasin pada bangunan Masjid Agung ini berasal dari dari bahasa Arab dan terdiri dari dua suku kata, yaitu Nurul yang berarti Cahaya dan Yasin diartikan sebagai nama nama rasul Muhammad SAW dengan demikian Nurul Yasin artinya Cahaya dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassalam.

Sementara itu dari sisi bangunan lanjut tuharea, akan dibangun juga Islmaic Center, Kantor Pengelola, dua menara utama, empat buha menara masjid dan dua buah pos jaga.

Dalam kesempatan itu, selaku ketua Yayasan, Tuharea menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam proses pembangunan Masjid Agung Nurul Yasin.

“Tak lupa, kami ucapkan terimakasih kepada keluarga Pirsouw yang telah berkenan untuk melepaskan hak atas tanah ini, guna pembangunan Masjid. Tentunya dengan pemberian ganti rugi yang layak.” Tutupnya. (jul)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed